Keranjang Belanja

0 item(s) - Rp.0
Keranjang Belanja Anda kosong!



Tworzenie stron WWW - Design Studio WWW - Firma zajmująca się projektowaniem stron internetowych, tworzeniem szablonów dla stron oraz sklepów internetowych.

Sponsor: http://www.webcreative.com.pl/oferta.html

Terjemah Al Milal Wa Nihal

Terjemah Al Milal Wa Nihal
Penerbit: Bina Ilmu
Pengarang: Asy-Syahrastani
Ketersediaan: Out Of Stock
Harga: Rp.92.000 Rp.82.800
Jml:     - ATAU -   Tambah Daftar Belanja
Bandingkan

AL-MILAL WA AL-NIHAL

Aliran-Aliran Teologi Dalam Sejarah Umat Manusia

Buku Al-Milal Wa Al-Nihal karya Muhammad bin Abd Al-Karim Al-Syarastani (474-548 H/1076-1153 M) banyak merekan sejarah panjang pemikiran para Filosof, Teolog dan Ahli Hikmah termasyhur dari berbagai penjuru dunia, yang membentang luas sejak ribuan tahun silam, mulai dari para pemikir pra-Sokrates (mis. Thales, Phitagoras), Plato, Aristoteles, Porphyry, hingga Ibnu Sina dan Al-Farabi; dari tradii pemikiran kuno seperti Al-Sabiah, Al-Hanifiah dan Stoic hingga Aliran (Sekte) Tamasukh (Reinkarnasi), dan Al-Kabiliyah (Pemuja spiritualisme).

Buku ini memberi wawasan luas kepada para pembaca tentang proses dialektika pemikiran dari manusia-manusia pemikir yang tidak kenal lelah dalam pencarian Kebenaran dan Hakikat kehidupan, tentang tema-tema besar kemanusiaan, ruh, emosi, akal, libido, ego, malaikat, nabi, dan tuhan, yang menjadi kajian ilmu-ilmu agama (teologi), filsafat, psikologi dan spiritual. Tak dapat disangkal bahwa banyak tema-tema yang dibahas dalam buku ini menjadi daar pijakan berpikir manusia modern sekarang ini. Tidak mengherankan jika isu-isu modern sekarang seperti HAM, anti-kekerasan, dan gerakan spiritualisme adalah kelanjutan dari ide-ide besar dari para pemikir masa lalu.

Yang mengagungkan dari Al-Syahrastani adalah kejeniusannya dalam mencerna argumentasi-argumentasi filosofis dan teologis yang kompleks dan rumit ke dalam bahasa yang sederhana dan kuat. Yang juga menarik adalah bahwa pemaparan sejarah pemikiran umat manusia ini selalu dikaitkan dengan teks-teks Al-Qur’an. Al-Syahrastani menggarisbawahi kecemerlangan ide-ide filosofis dan hikmah-hikmah kehidupan seta mengkritisi argumentasi rasio yang dianggap menyimpang (dari akidah Islam) dengan mengutip dan mendasarkan diri dengan ayat-ayat Al-Qur’an tentang tema-tema terkait.

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek           Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Copyright©2013 by ZEDAN RIZKIYA